

Alm. Bapak Ahmad bin Mulyono
12 Maret 1950
21 Agustus 2023
“Seorang ayah, suami, dan kakek yang menjalani hidup dengan sederhana dan penuh tanggung jawab.”
Kenangan Singkat
Ayah adalah sosok yang lebih banyak bekerja dalam diam. Ia tidak banyak bicara, namun kehadirannya selalu terasa di rumah. Ketekunannya membesarkan keluarga, kesederhanaannya dalam hidup, dan caranya menjaga martabat membuat kami mengenalnya sebagai tempat pulang, bukan sekadar kepala keluarga.
Kisah Hidup
Setiap manusia memiliki perjalanan yang layak dikenang.
Lahir dan tumbuh di sebuah desa kecil, Ayah dibesarkan dengan nilai kerja keras dan tanggung jawab sejak usia muda. Ia terbiasa mengandalkan tenaganya sendiri, belajar dari kehidupan tanpa banyak keluhan.
Dalam perjalanan hidupnya, Ayah memilih bekerja dengan jujur dan konsisten. Tidak selalu mudah, namun ia percaya bahwa rezeki yang baik datang dari cara yang benar. Prinsip itulah yang ia pegang hingga akhir hayatnya.
Bagi keluarga, Ayah bukan hanya pencari nafkah. Ia adalah pendengar yang sabar, penenang di saat sulit, dan teladan dalam bersikap. Kehidupannya mungkin sederhana, namun jejak nilainya tertanam kuat dalam diri kami.
Bagi kami, mengenang Ayah bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang nilai yang terus hidup dan kami bawa ke masa depan.
Galeri Kenangan
Kenangan & Doa
“Semoga Allah melapangkan kubur Ayah dan menerima segala amal baiknya.”
— Andini, anak kedua
“Terima kasih atas semua kesabaran dan doa Ayah selama hidup. Kami akan berusaha meneruskan kebaikan yang Ayah tanamkan.”
— Rizky, anak sulung
“Walau Ayah telah berpulang, nilai hidup dan kasihnya tetap kami rasakan setiap hari.”
— Siti, istri



